<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>BADRUESS EL-AMINAH</title>
	<atom:link href="http://badrussalam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://badrussalam.wordpress.com</link>
	<description>IMUET</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Jun 2007 17:25:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='badrussalam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>BADRUESS EL-AMINAH</title>
		<link>http://badrussalam.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://badrussalam.wordpress.com/osd.xml" title="BADRUESS EL-AMINAH" />
	<atom:link rel='hub' href='http://badrussalam.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Informasi</title>
		<link>http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/18/informasi/</link>
		<comments>http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/18/informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2007 12:37:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>badrussalam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/18/informasi/</guid>
		<description><![CDATA[Aku Takut Menikah Karena Belum&#8230;.  1. Belum Bekerja Inilah masalah klasik seputar menikah, terutama bagi pihak pemuda. Ketika sudah merasa cocok dengan seorang muslimah, dan jika ditunda-tunda bisa berakibat buruk, ternyata si Pemuda belum punya pekerjaan untuk menghidupi keluarga kelak. &#8220;mau dikasih makan apa anak dan istri kamu, dikasih cinta doang ?!?&#8221; Begitulah perkataan sinis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badrussalam.wordpress.com&amp;blog=1117517&amp;post=9&amp;subd=badrussalam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span><strong><font size="3">Aku Takut Menikah Karena Belum&#8230;.</font><font size="3"> </font></strong></span></p>
<p><span><font size="3"><span style="color:black;font-family:Arial;"><strong>1. Belum Bekerja</strong></span></font> </span></p>
<p><span><font size="3"><span></span></font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Inilah masalah klasik seputar menikah, terutama bagi pihak pemuda. Ketika sudah merasa cocok dengan seorang muslimah, dan jika ditunda-tunda bisa berakibat buruk, ternyata si Pemuda belum punya pekerjaan untuk menghidupi keluarga kelak. &#8220;mau dikasih makan apa anak dan istri kamu, dikasih cinta doang ?!?&#8221; Begitulah perkataan sinis yang senantiasa terngiang-ngiang ditelinganya. </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Seorang laki-laki memang merupakan tulang punggung dalam sebuah keluarga. Menghidupi seluruh anggota keluarga adalah tangging jawabnya. Rasulullah bersabda, yang artinya, <em>&#8220;Bertaqwalah kepada Allahdalam memperlakukan wanita. Sebab kamu mengambilnya dengan amanat allah dan farjinya menjadi halal bagi kamu dengan kalimat Allah. (Menjadi) kewajiban kamu untuk memberi rizki dan pakaiannya dengan cara yang baik.&#8221;</em> (HR.Muslim) </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Dengan demikian, penghasilan dalam suatu keluarga memang diperlukan. Namun sebenarnya, tidak berarti belum kerja kemudian tidak boleh menikah. Allah SWT berfirman, yang artinya, <em>&#8220;Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian (belum menikah) diantara kamu, dan orang-orang yang layak menikah dari hamba-hamba sahayamuyang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.&#8221;</em> (Surat An-Nur : 32) </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Penghasilan bisa dicari setelah menikah. Yang pertama kali harus dilakukan adalah percaya dan yakin akan janji Allah pada firman-Nya di atas. Tak sedikit pemuda yang susah mencari kerja sebelum menikah, tapi setelah menikah ternyata banyak tawaran kerja dan peluang kerja. </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Sebagai persiapan sebelum menikah, kesungguhan dalam menuntut ilmu dunia agar kelak mudah mendapatkan penghidupan yang baik pula untuk dilakukan. Walaupun tak selamanya relevan, kuliah yang baik dan dan prestasi yang bagus masih merupakan suatu modal yang dapat diandalkan dalam mencari kerja. Bagaimana kalau kuliah sudah terlanjur tidak karuan ? Jika sudah begini perlu juga pegang prinsip bahwa pekerjaan kelak tidak harus sesuai dengan bidang yang dipelajari saat ini. Banyak yang dapat rejeki lumayan dari bekerja dalam suatu bidang yang dulu tidak pernal dipelajari dalam jenjang pendidikan formal. </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Persiapan lain yang bisa dilakukan adalah kuliah sambil kerja. Sembari menabung, juga bisa untuk jaga-jaga apabila ketika lulus nanti tidak langsung diterima bekerja sesuai bidang yang dipelajari. </font></span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Arial;"></span><font size="3"><span><strong>2. Belum Lulus</strong> </span></font></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Berbeda dengan yang pertama, masalah yang satu ini bisa menjadi penghalang bagi pihak pemuda dan pemudi. Mungkin seseorang sudah bekerja atau sudah punya prinsip untuk mencari kerja setelah menikah namun ia ragu untuk menikah gara-gara belumlulus kuliah. Bisa jadi pula yang punya alasan seperti ini sang pemudi pujaan hatinya. </font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:Arial;"></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Bayangan kuliah </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">sambil menikah baginya tampak menyeramkan. Kuliah sambil mengurus diri sendiri saja sudah repot apalagi jika harus ditambah tanggung jawab mengurus orang lain. Ditambah kalau si buah hati sudah lahir dan belum juga lulus kuliah, tampaknya akan tambah repot. </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Sebenarnya, menikah tidaklah selalu mengganggu kuliah. Malahan hadirnya pendamping hidup baru bisa menambah semangat utuk belajar. Bisa jadi, sebelum menikah malas-malasan belajarnya, ketika sudah menikah malah tambah semangat dan tambah rajin untuk belajar. Tidak sedikit yang mengalami perubahan demikian, apalagi secara peraturan akademik seorang mahasiswa sudah diperbolehkan untuk menikah. Seorang mahasiswa sudah tidak dianggap ABG (Anak Baru Gede) lagi, tapi AUG (Anak Udah Gede) alias sudah dewasa. Seorang yang sudah dewasa dianggap sudah bisa bertanggung jawab apa yang menjadi pilihan hidupnya. </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Memang benar untuk tetap mengadakan persiapan jika mengambil jalan menikah di saat masih kuliah. Yang pertama harus disadari adalah bahwa hidup berkeluarga adalah berbeda dengan hidup sendirian. Tidak pantas jika orang yang sudah menikah tetap bebas, lepas, menelantarkan keluarganya sebagaimana dulu bisa ia lakukan ketika masih lajang. Orang yang menikah sambil kuliah juga harus pandai-pandai mengatur waktu antara tanggung jawabnya dalam keluarga dan dalam belajar. Selain waktu, manajemen pemikiran juga solid, karena begitu menikah masalah-masalah dulu yang belum ada mendadak bermunculan secara serentak. Bagaimana memahami pasangan hidup baru, bagaimana jika hamil dan melahirkan, bagaimana mendidik anak, bagaimana mencari rumah -nebeng mertua atau cari kontrakan-, bagaimana bersikap kepada mertua, tetangga dan lain-lain, apalagi masih harus memikirkan pelajaran. </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Pusing&#8230;.? Semoga tidak. Sebenarnya menikah sambil kuliah bisa disiapkan sejak hari ini, bahkan juga sudah sejak SD. Modal awalnya adalah manajemen diri sendiri. Ketika seorang sudah sejak dahulu berlatih untuk hidup mandiri, akan mudah baginya untuk hidup berkeluarga. Misalnya saja sudah sejak SD bisa mencuci pakaian dan piring sendiri, mengatur waktu belajar, berorganisasi, dan bermain, mengatur keuangan sendiri, dan sebagainya. Kesiapan juga bisa diraih jika seseorang biasa menghadapi dan memecahkan problem hidupnya. Karena itu perlu organisasi dan bersaudara dengan orang lain, saling mengenal, memahami orang lain dan membantu kesulitannya. </font></span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Arial;"></span><font size="3"><span><strong>3. Belum Cocok</strong> </span></font></p>
<p><font size="3"><span style="color:black;font-family:Arial;"></span></font><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Mungkin pula sudah lulus, sudah kerja, sudah berusaha cari calon pasangan tapi merasa belum menemukan pasangan yang cocok, sehingga belum jadi menikah pula, padahal sudah hampir tidak tahan ! Ini juga merupakan masalah yang bisa datang dari kedua belah pihak, baik pihak pemuda maupun pemudi. Kecocokan memang diperlukan. yang jadi ertimbangan dasar dan awal tetntu saja faktor agama, yaitu aqidah dan akhlaknya. Allah berfirman, yang artinya : </font></span><font size="3"><em><span style="color:black;font-family:Arial;">&#8220;Mereka (perrempuan-perempuan mukmin) tidak halal bagi laki-laki kafir. Dan laki-laki kafir pun tidak halal bagi mereka.&#8221; </span></em><span style="color:black;font-family:Arial;">(Al-Mumtahanah : 10)</span></font><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3"> </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Rasulullah juga bersabda,<em> &#8220;Wanita itu dinikahi karena 4 hal : karena kecantikannya, karena keturunannya, karena kekayaannya, dan karena agamanya. Menangkanlah dengan memilih agamanya maka taribat yadaaka (kembali kepada fitrah atau beruntung).&#8221;</em> (HR. Al-Bukhari, Muslim, dan lain-lain) </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Keadaan yang lain adalah nomor dua setelah pertimbangan agama. Namun kebanyakan di sinilah ketidakcocokannya. Sudah dapat yang agamanya bagus tapi kok nggak cocok pekerjaannya, nggak cocok latar belakang pendidikannya, nggak cocok hobinya, warna matanya kok begitu, pakai kacamata, kok hidungnya&#8230;dan lain-lain. </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Kalau mau mencari kekurangan tiap orang pasti punya kekurangan karena tidak ada manusia yang diciptakan secara sempurna. Sudah cantik, kaya, keturunan bangsawan, pandai, rajin, keibuan, penyayang, tidak pernah berbuat salah. </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Ketika seorang pemuda atau pemudi sudah mau menikah, memang seharusnya cari tahu dulu tentang calon pasangan hidupnya ke sahabatnya, saudaranya atau ustadznya, atau yang lainnya, baik kelebihan maupu kekurangannya. Jika sudah tahu, tanyakan pada diri sendiri, apakah bisa menerima dan memaklumi kekurangan serta kelebihan si dia. Rasulullah bersabda, yang artinya, </font></span><font size="3"><em><span style="color:black;font-family:Arial;">&#8220;Janganlah seorang mukmin laki-laki membenci mukmin perempuan. Bila dia membencinya dari satu sisi, tapi akan menyayang dari sisi lain.&#8221; </span></em><span style="color:black;font-family:Arial;">(HR.Muslim) </span></font><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Jadi, jangan hanya melihat kekurangannya saja, tapi juga perlu melihat kelebihannya. Ketika kekurangan sudah bisa diterima, kelebihan akan lebih bisa menimbulkan perasaan suka. Karea itu, jangan sampai sulit nikah karena dibikin sendiri. </font></span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Arial;"></span><span style="color:black;font-family:Arial;"></span><font size="3"><span style="color:black;font-family:Arial;"><strong>4. Belum Mantap</strong> </span></font></p>
<p><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3"><span></span></font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Masalah satu ini juga bisa terjadi pada tiap orang pihak pemuda, pihak pemudi, baik yang sudah kerja atau yang belum, baik sudah lulus atau belum. Pertama kali, perlu diselidiki belum mantapnya itu karena apa, karena tak sedikit yang beralasan belum mantap, ketika ditelusuri larinya juga menuju ketiga masalah &#8216;belum&#8217; di atas. </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Namun ada juga yang belum mantap karena memang merasa persiapan dirinya kurang baik ilmu tentang pernikahan, keluarga, dan pernik-pernik di sekitarnya. Orang seperti ini malah tidak memusingkan masalah ketiga &#8216;belum&#8217; di atas, karena memang dia merasa belum siap dan belum mampu. </font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Solusinya tidak lain adalah mementapkan dan mempersiapkan diri. Hal ini bisa ditempuh lewat menuntut ilmu tentang pernikahan, dan keluarga, baik dengan menghadiri pengajian, yang membahas masalah tersebut atau dengan membaca buku-buku mengenainya. Penting pula untuk menimba pengalaman kepada orang yang sudah menikah, karena kadang-kadang buku-buku dan ceramah ilmiah dan formal tidak membahas masalah praktis yang detail yang diperlukan agar siap menikah</font></span><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3"> </font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><em><span style="color:black;font-family:Arial;"><font size="3">Sumber : Majalah El-Fata Edisi 11 Th.I/2001/1422 hal.16-19</font></span></em></p>
<p><span style="font-family:Arial;"></span><span style="font-family:Arial;"></span><span style="font-family:Arial;"></span><span style="font-family:Arial;"><a href="http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/17/hello-world/"></a></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/badrussalam.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/badrussalam.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/badrussalam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/badrussalam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/badrussalam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/badrussalam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/badrussalam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/badrussalam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/badrussalam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/badrussalam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/badrussalam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/badrussalam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/badrussalam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/badrussalam.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/badrussalam.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/badrussalam.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badrussalam.wordpress.com&amp;blog=1117517&amp;post=9&amp;subd=badrussalam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/18/informasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81cdc000188bf8c083bd8229db0cfc86?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">badrussalam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berita Terkini</title>
		<link>http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/18/berita-terkini/</link>
		<comments>http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/18/berita-terkini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2007 09:17:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>badrussalam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/18/berita-terkini/</guid>
		<description><![CDATA[Perundingan AS-Iran Soal Irak Dijadwalkan 28 Mei  Para pejabat Iran dan Amerika Serikat akan mengadakan perundingan secara langsung mengenai keamanan Irak di Baghdad 28 Mei, kata Menteri Luar Negeri Iran, Manouchehr Mottaki, di Islamabad Kamis (17/05). Situasi di Irak akan dijadikan satu-satunya agenda dalam perundingan tersebut, kata Mottaki kepada wartawan di Islamabad, di mana dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badrussalam.wordpress.com&amp;blog=1117517&amp;post=6&amp;subd=badrussalam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Verdana;">Perundingan AS-Iran Soal Irak Dijadwalkan 28 Mei</span></strong><span style="font-size:11pt;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;"> </span></p>
<p><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">Para pejabat Iran dan Amerika Serikat akan mengadakan perundingan secara langsung mengenai keamanan Irak di Baghdad 28 Mei, kata Menteri Luar Negeri Iran, Manouchehr Mottaki, di Islamabad Kamis (17/05). </span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">Situasi di Irak akan dijadikan satu-satunya agenda dalam perundingan tersebut, kata Mottaki kepada wartawan di Islamabad, di mana dia menghadiri satu pertemuan tingkat menteri Organisasi Konferensi Islam (OKI). </span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">AS mengatakan baru-baru ini bahwa pihaknya akan diwakili oleh dutabesarnya di Irak, Ryan Crocker. </span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">Sementara itu Iran tidak menyebutkan siapa yang akan dikirimkan ke perundingan itu, namun diperkirakan akan diwakili oleh Wakil Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi, yang siap akan memberikan penjelasan dalam perundingan dengan Crocker. </span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">Iran dan AS tidak mempunyai hubungan diplomatik resmi sampai selama 27 tahun. </span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">Keputusan oleh pemerintah Iran untuk bersedia berunding dengan AS merupakan hasil dari permintaan seorang pejabat AS melalui kedutaan Swiss di Teheran. </span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">Kedutaan Swiss mewakili kepentingan-kepentingan Washington di Republik Islam Iran.</span><strong><span style="font-size:11pt;font-family:Verdana;"> </span></strong></p>
<p><span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><strong><span></span><span style="font-size:11pt;font-family:Verdana;">Suriah Desak HAMAS dan Fatah Hentikan Segera Perkelahian</span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;"></span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">Suriah, </span></strong></p>
<p><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">Rabu (16/05), mendesak faksi-faksi Palestina yang bertikai, Hamas dan Fatah untuk &#8220;segera&#8221; menghentikan perkelahian dan memulai kembali dialog sementara aksi kekerasan antara dua kelompok itu menewaskan lusinan orang. </span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">Suriah &#8220;mengikuti dengan keprihatinan yang mendalam berita-berita perkelahian berdarah di Kota Gaza antara saudara-saudara Palestina,&#8221; kata satu sumber pejabat kepada kantor berita SANA. </span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">&#8220;Suriah menyeru penghentian segera perkelahian antara saudara-saudara&#8221; dan mendesak kelompok-kelompok itu untuk bergabung menghadapi Israel dan berusaha memlihara perjuangan Palestina sebagai &#8220;pusat&#8221; opini publik Arab, kata sumber itu. </span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">Rakyat Palestina harus mempererat persatuan mereka dan memperkuat pemerintah persatuan nasional mereka untuk &#8220;melawan pendudukan Israel yang terus menguasai tanah Palestina,&#8221; kata sumber itu. </span><span style="font-size:9.5pt;font-family:Verdana;">Paling tidak 17 warga Palestina tewas dalam perkelahian antara dua kelompok ini Rabu dan paling tidak 44 orang tewas sejak bentrokan antara Fatah dan hamas meletus, Minggu</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/badrussalam.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/badrussalam.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/badrussalam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/badrussalam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/badrussalam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/badrussalam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/badrussalam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/badrussalam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/badrussalam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/badrussalam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/badrussalam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/badrussalam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/badrussalam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/badrussalam.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/badrussalam.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/badrussalam.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badrussalam.wordpress.com&amp;blog=1117517&amp;post=6&amp;subd=badrussalam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/18/berita-terkini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81cdc000188bf8c083bd8229db0cfc86?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">badrussalam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BUNGA</title>
		<link>http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/17/hello-world/</link>
		<comments>http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/17/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2007 20:08:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>badrussalam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[ Kususun Kertas Warna Kususun kertas warna-warni itu setahap demi setahap Kugabungkan rasa, khayalan dan pemikiran dalam setiap langkahnya Sekuntum demi sekuntum bunga kertas itu kuhimpun Meskipun harus melampaui rasa sakit dan airmata berderai Namun kuselesaikan kelopak demi kelopak Bunga-bunga perdamaian yang kujanjikan padamu Seribu bunga….bukan hanya parfum seribu bunga  Disana…sementara kau menghimpun selongsong peluruSebutir demi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badrussalam.wordpress.com&amp;blog=1117517&amp;post=1&amp;subd=badrussalam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center" style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman"> <strong>Kususun Kertas Warna</strong></font></span></p>
<p><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Kususun kertas warna-warni itu setahap demi setahap </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Kugabungkan rasa, khayalan dan pemikiran dalam setiap langkahnya </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Sekuntum demi sekuntum bunga kertas itu kuhimpun </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Meskipun harus melampaui rasa sakit dan airmata berderai </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Namun kuselesaikan kelopak demi kelopak </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Bunga-bunga perdamaian yang kujanjikan padamu</font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Seribu bunga….bukan hanya parfum seribu bunga  </font></span></p>
<p><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Disana…sementara kau menghimpun selongsong peluru</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Sebutir demi sebutir kau kumpulkan</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Direruntuhan, dibekas pertempuran bahkan dilubang ranjau</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Kaupun berani mempertaruhkan nyawa yang hanya satu ini</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Demi apa yang kau inginkan</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Seribu peluru sebagaimana yang kau janjikan padaku</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Seribu peluru yang hendak kau persembahkan padaku.</font></span></p>
<p><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Akhirnya terpungkaslah aku membuat seribu bunga</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Aku berhasil, berhasil merangkai seribu bunga yang indah</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Meskipun tidak wangi dan wanginya bukan yang asli</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Namun aku percaya, sebagian hatiku tertinggal disana</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Terbagi menjadi seribu, bersenyawa disetiap kelopaknya</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Meresap disetiap helai daun kertasnya, dan tangkainya</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman"> </font></span><font size="3"></font><font face="Times New Roman"><em><span>998….999…1000!</span></em></font></p>
<p><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Disana engkau juga selesai menghimpun peluru ke-1000 </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Peluru-peluru yang siap merenggut nyawa siapa saja yang dikenainya </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Namun kau tampak tegar, kuat dan tidak mau menyerah </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Karena itulah perlambang negerimu saat ini</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Negeri yang terkoyak…. </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Tercabik-cabik oleh ambisi tanah perjanjian </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Ambisi sang adidaya </font></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0;" class="MsoNormal"><span></span></p>
<p><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Jika boleh, kukirimkan seribu bunga ini untukmu </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Jangan kau kirimi aku seribu pelurumu </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Biarlah, biarlah seribu peluru itu tersimpan padamu </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Satukan saja bunga dan peluru tadi </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Kukirim saja seribu bunga ini</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Terpercik harum seribu bunga* </font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Untuk meredam mesiu-mesiu durjana itu</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman"> </font></span></p>
<p><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Jadikan saja keduanya satu…</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Seribu bunga dan seribu peluru</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Tebarkan saja mereka kemanapun kau suka</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Sebagai lambang bersatunya dua kubu</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Sebagai bukti kalau kita masih bertautan</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Untuk ditunjukkan kepada dunia</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Bahwa engkau tidak sendiri</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman">Menghadapi kekejaman para adidaya</font></span><span><font size="3"></font><font face="Times New Roman"> </font></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/badrussalam.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/badrussalam.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/badrussalam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/badrussalam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/badrussalam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/badrussalam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/badrussalam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/badrussalam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/badrussalam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/badrussalam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/badrussalam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/badrussalam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/badrussalam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/badrussalam.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/badrussalam.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/badrussalam.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=badrussalam.wordpress.com&amp;blog=1117517&amp;post=1&amp;subd=badrussalam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://badrussalam.wordpress.com/2007/05/17/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/81cdc000188bf8c083bd8229db0cfc86?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">badrussalam</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
